Konfigurasi Bridge
- Buka aplikasi Winbox, lalu pastikan MikroTik yang akan digunakan sudah di-reset terlebih dahulu.
- Pada menu sidebar sebelah kiri, pilih menu Bridge.
Pada tab Bridge, klik tombol + untuk menambahkan bridge baru.
Buat bridge dengan nama bridge-Anggun, kemudian klik OK. Setelah itu, klik + kembali untuk membuat bridge kedua dengan nama bridge-Anggun2, lalu klik OK.
Pada tab Ports, klik tombol + untuk menambahkan port baru.
Pada bagian Interface, pilih ether2, lalu pada bagian Bridge, pilih bridge-Anggun, kemudian klik OK. Setelah itu, klik + kembali untuk menambahkan port lainnya.
- Interface: ether3, Bridge: bridge-Anggun, lalu klik OK.
- Interface: ether4, Bridge: bridge-Anggun2, kemudian klik OK.
Masuk ke menu IP → Addresses, lalu klik tombol + untuk menambahkan alamat IP pada setiap bridge.
Pada bridge-Anggun, isi konfigurasi berikut:
Address: 192.168.10.1/24
Interface: bridge-Anggun2
Kemudian klik OK.
Untuk bridge-Anggun2, isi konfigurasi berikut:
- Address: 192.168.20.1/24
- Interface: bridge-Anggun2
Setelah selesai, klik OK.
Masuk ke menu IP → DHCP Client, kemudian klik tombol + dan pilih interface ether1. Setelah itu, klik OK. Pastikan status DHCP Client berubah menjadi bound.
Masuk ke menu IP → DNS, lalu centang opsi Allow Remote Requests. Setelah itu, klik OK.
Masuk ke menu IP → DHCP Server, kemudian pilih DHCP Setup.
Lakukan konfigurasi DHCP pada kedua bridge yang telah dibuat sebelumnya, lalu klik Next hingga proses konfigurasi selesai.
Masuk ke menu IP → Firewall, lalu pilih tab NAT dan klik tombol + untuk menambahkan rule baru.
Pada tab General, atur sebagai berikut:
Chain: srcnat
Out. Interface: ether1
Kemudian pindah ke tab Action, ubah menjadi masquerade, lalu klik OK.



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)