Friday, May 22, 2026

Konfigurasi PPPoE

 Konfigurasi PPPoE

PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau router ke jaringan Penyedia Layanan Internet (ISP).


  • Langkah-langkah  konfigurasi PPPoEPastikan Bridge sudah dibuat dan konfigurasi dasar telah selesai dilakukan sebelum melanjutkan ke konfigurasi PPPoE.
  • Setelah konfigurasi DHCP Server selesai, selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi PPPoE. Masuk ke menu PPP pada bagian kiri layar, kemudian pilih menu PPPoE Servers dan klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Server.
 

  • Masukkan Service Name sesuai keinginan, misalnya saya menggunakan nama “Anggun”. Kemudian pilih Interface yaitu Bridge yang telah dibuat sebelumnya, contohnya “bridge-Anggun”. Setelah itu klik Apply lalu OK.

  • Berikut adalah tampilan setelah proses pembuatan PPPoE Server selesai.



  • Setelah membuat PPPoE Server, selanjutnya kita akan membuat Profile. Klik tanda + untuk menambahkan Profile baru.


  • Masukkan Name sesuai kebutuhan, misalnya “paket1-10Mb”. Pada bagian Local Address, masukkan IP Gateway dari Address yang telah dibuat sebelumnya pada menu Addresses, contohnya “192.168.7.1”. Kemudian pada bagian Remote Address, masukkan IP Pool yang didapatkan saat konfigurasi DHCP Server, misalnya “dhcp_pool0”.


  •  Masih di halaman yang sama, masuk ke menu Limits lalu masukkan Rate Limit (rx/tx) sesuai dengan kebutuhan. Disini saya masukkan 10M/10M. Klik Apply lalu OK.

  • Lakukan langkah yang sama untuk membuat semua Profile sesuai kebutuhan.

  • Berikut adalah tampilan setelah semua Profile berhasil dibuat.


  • Setelah membuat Profile, selanjutnya kita akan membuat Secret atau User. Masuk ke menu Secrets lalu klik tanda + untuk menambahkan User baru, masukkan Name sesuai kebutuhan, misalnya “Anggun”, lalu berikan Password sesuai keinginan. Pada bagian Service pilih pppoe, kemudian pada bagian Profile pilih sesuai kebutuhan client, misalnya “paket1-10Mb” yang telah dibuat sebelumnya pada menu Profiles. Setelah itu klik Apply lalu OK.

  • Lakukan langkah yang sama untuk membuat Secret atau User lainnya sesuai kebutuhan.

  • Berikut adalah tampilan setelah selesai menambahkan Secret atau User.


  • Setelah konfigurasi PPPoE selesai, selanjutnya kita akan melakukan pengaturan pada Access Point.

  • Cari SSID Access Point yang akan digunakan, lalu masukkan passwordnya. Pastikan perangkat sudah berhasil terhubung ke Access Point tersebut.


  • Setelah terhubung dengan Access Point, buka browser lalu ketikkan IP default Access Point. Akan muncul halaman web seperti di bawah, kemudian buat passwordnya lalu klik Create.


  • Klik menu Quick Setup yang berada di sisi kiri layar, kemudian klik Next untuk melanjutkan proses konfigurasi.

  • Pada Working Mode, pilih Standard Wireless Router kemudian klik Next untuk melanjutkan.

  • Pada halaman Quick Setup – WAN Connection Type, pilih PPPoE/Russian PPPoE kemudian klik Next.



  • Pada halaman Quick Setup – PPPoE, masukkan Username dan Password yang telah dibuat pada menu Secrets sebelumnya, kemudian klik Next untuk melanjutkan.



  • Pada halaman Quick Setup – Wireless, masukkan SSID dan password sesuai keinginan, kemudian klik Next untuk melanjutkan.



  • Ini adalah tampilan setelah proses setting WiFi selesai. Klik Finish untuk mengakhiri konfigurasi.

  • Cari SSID yang telah dibuat sebelumnya, lalu masukkan password yang sesuai dan klik Connect. Pastikan perangkat berhasil terhubung ke jaringan Wi-Fi tersebut.

  • Kembali ke Winbox lalu masuk ke menu Interface dan lihat apakah sudah terhubung atau tidak. Jika sudah terbaca maka konfigurasi PPPoE telah berhasil dan selesai.








Thursday, May 7, 2026

Konfigurasi Bridge

 Konfigurasi Bridge

  • Buka aplikasi Winbox, lalu pastikan MikroTik yang akan digunakan sudah di-reset terlebih dahulu.
  • Pada menu sidebar sebelah kiri, pilih menu Bridge.

  • Pada tab Bridge, klik tombol + untuk menambahkan bridge baru.
    Buat bridge dengan nama bridge-Anggun, kemudian klik OK. Setelah itu, klik + kembali untuk membuat bridge kedua dengan nama bridge-Anggun2, lalu klik OK.


  • Pada tab Ports, klik tombol + untuk menambahkan port baru.
    Pada bagian Interface, pilih ether2, lalu pada bagian Bridge, pilih bridge-Anggun, kemudian klik OK. Setelah itu, klik + kembali untuk menambahkan port lainnya.


    • Interface: ether3, Bridge: bridge-Anggun, lalu klik OK.
    • Interface: ether4, Bridge: bridge-Anggun2, kemudian klik OK.      

  • Masuk ke menu IP → Addresses, lalu klik tombol + untuk menambahkan alamat IP pada setiap bridge.

    Pada bridge-Anggun, isi konfigurasi berikut:

    • Address: 192.168.10.1/24

    • Interface: bridge-Anggun2

    Kemudian klik OK.


        Untuk bridge-Anggun2, isi konfigurasi berikut:

    • Address: 192.168.20.1/24
    • Interface: bridge-Anggun2

            Setelah selesai, klik OK.


  • Masuk ke menu IP → DHCP Client, kemudian klik tombol + dan pilih interface ether1. Setelah itu, klik OK. Pastikan status DHCP Client berubah menjadi bound.


  • Masuk ke menu IP → DNS, lalu centang opsi Allow Remote Requests. Setelah itu, klik OK.




  • Masuk ke menu IP → DHCP Server, kemudian pilih DHCP Setup.
    Lakukan konfigurasi DHCP pada kedua bridge yang telah dibuat sebelumnya, lalu klik Next hingga proses konfigurasi selesai.




  • Masuk ke menu IP → Firewall, lalu pilih tab NAT dan klik tombol + untuk menambahkan rule baru.

    Pada tab General, atur sebagai berikut:

    • Chain: srcnat

    • Out. Interface: ether1

    Kemudian pindah ke tab Action, ubah menjadi masquerade, lalu klik OK.





  • lakukan pengujian pada masing masing Pc.

















































Saturday, April 18, 2026

Konfigurasi Mikhmon

 

Konfigurasi mikhmon

MikMon (Mikrotik Monitoring) adalah sebuah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengelola dan memonitor jaringan hotspot pada perangkat MikroTik RouterOS dengan lebih mudah.



  • Pastikan konfigurasi awal dan hotspot sudah selesai
  • Selanjutnya, unduh Mikhmon melalui browser seperti Google Chrome dengan mencari “Mikhmon”, lalu pilih situs teratas dan masuk ke MIKHMON V3.

  • Scroll ke bawah dan download Mikhmon V3 + Webserver

  • File ZIP Mikhmon akan terlihat di File Explorer pada folder Downloads setelah proses unduhan selesai.


  • Klik dua kali file tersebut, lalu tarik ke folder tujuan, misalnya DATA (D:).


  • Klik dua kali file tersebut, lalu tarik ke folder tujuan, misalnya DATA (D:).

  • Pada halaman login, isi username “mikhmon” dan password “1234”, lalu masuk.


  • Berikutnya, tambahkan router dengan klik Add Router.


  • Pada menu Session Settings, isi Session Name sesuai keinginan (misalnya anggun). Masukkan IP MikroTik sesuai yang ada di Winbox, lalu isi username dan password sesuai data di Winbox. Pada Hotspot Name, isi misalnya “voucher”. Untuk DNS, masukkan domain hotspot dari Winbox. Di bagian Live Report, ubah dari Disable menjadi Enable, kemudian klik Save.

  • Selanjutnya, pilih menu Hotspot pada sidebar Mikhmon, kemudian klik User Profile → Add Profile.

  • Tambahkan User Profile sesuai pengaturan, lalu klik Save dan Close.

  • Ulangi langkah yang sama untuk membuat User Profile baru.


  • Berikutnya, pilih menu Hotspot pada sidebar Mikhmon, lalu klik User → Generate untuk membuat voucher.

  • Tentukan jumlah voucher pada kolom Qty (misalnya 50), pilih User Mode “Username = Password”, lalu pada Profile pilih User Profile yang sudah dibuat, kemudian klik Generate.


  • Ulangi langkah sebelumnya seperti yang telah dilakukan tadi.


  • Berikut merupakan tampilan voucher yang telah dibuat tadi dan juga akan muncul di MikroTik Winbox.











































Konfigurasi PPPoE

  Konfigurasi PPPoE PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau ...